Rabu, 17 Februari 2010

Bahasa Indonesia

Kasih Angpau ke Barongsai Bisa Datangkan Rezeki Loh
Minggu, 14 Februari 2010 | 15:53 WIB
Sumber:www.kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernah melihat barongsai? Tarian tradisional China yang penarinya mengenakan kostum singa raksasa ini sering kali dipentaskan dalam perayaan Imlek. Konon, memberi angpau kepada penari barongsai saat mereka tampil dapat menambah rezeki si pemberi angpau. Begitulah yang diceritakan Arfhi Gunawan, ketua kelompok barongsai Model Lion Dance Association, seusai tampil di hadapan pengunjung Ancol, Minggu (14/2/2010).

Arfhi dan kawan-kawannya menampilkan tarian singa diiringi paduan alat musik tambur, kenong, dan gembreng atau kecer yang memeriahkan suasana Imlek di Ancol. Terlihat penonton bersorak setiap kali singa barongsai biru yang diperankan kawan-kawan Arfhi melompat menaiki tiang besi yang cukup tinggi. Tak lama setelah singa biru beraksi, muncul singa merah yang tak mau kalah lincah beratraksi di depan pengunjung Ancol.

Kelompok barongsai yang dipimpin Arfhi ini datang dari Tangerang. Diakuinya, atraksi barongsai yang saat ini ia geluti berawal dari hobi bela diri mereka. "Kami memang dari dulu udah latihan barongsai. Dari zaman Soeharto pas dilarang juga. Cuma, dulu enggak terlalu terbuka. Awalnya demen, hobi olahraga, bela diri," ujarnya.

Menurut Arfhi, kesulitan utama dalam memainkan tarian singa China ini adalah menjaga kekompakan antar-pemain dan menyelaraskan musik dengan gerakan tarian sang singa. "Syaratnya niat. Semua harus belajar musik, belajar gerakan juga," katanya.

Meskipun sulit menjaga kekompakan dan keselarasan, tarian barongsai menurut Arfhi dapat dimainkan semua umur. "Dari anak kelas III SD sampai 30 tahun, masih bisa," ujar Arfhi yang masih mengenakan kostum singa barongsai ini. Namun, Arfhi mengatakan bahwa untuk bermain barongsai, seseorang harus menguasai teknik dasar bela diri kungfu agar bisa melakukan gerakan-gerakan sulit melompat dengan satu kaki, menaiki tiang dengan melompat, dan berputar, dan lainnya.

Komentar:
1.Penalaran:Terdapat pada kalimat yang bercetak tebal,disana jelas bahwa di lihat langsung di lokasi dan terdapat cerita di daerah china,merupakan tarian tradisional china.

2.Argumentasi:terdapat pada kalimat bercetak miring,disana jelas bahwa mereka latihan berawal dari olahraga beladiri.dan latihan barongsai pun sudah dari dulu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar