Kamis, 25 November 2010

Riset Pemasaran

Review Jurnal
1. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN BAKMI AISY DI DEPOK.
Rina Dwiwinarsih
Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma
October 2009
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Bahwa dari 50 responden, beberapa responden menyatakan Puas terhadap pelayanan Bakmi Aisy di Depok. Hal ini diperoleh dari perhitungan dengan analisis Chi Square, dimana Ha ditolak dan Ho diterima yang berarti komsumen merasa puas terhadap pelayanan Bakmi Aisy di Depok diantaranya dalam hal rasa serta lokasinya yg strategis.
2. Mengacu pada kualitas pelayanan dengan 5 dimensi kualitas pelayanan yang menentukan mutu jasa Bakmi Aisy di Depok. Yaitu Dimensi Reliability,yaitu berupa harga yang di berikan, pelayanannya serta cara pembayaran yang dilakukan. Dimensi Responsiveness yaitu kecepatan pelayanan dalam mengantarkan makanan serta proses promosi yang dilakukan dalam menarik konsumen untuk datang dan menikmati Bakmi Aisy ini. Dimensi Assurance yaitu keramahan yang diberikan terhadap konsumen. Dimensi Emphaty yaitu cita rasa makanan yang ditawarkan oleh Bakmi Aisy. dan terakhir adalah Dimensi Tangible yaitu berupa kebersihan tempat, lokasi usaha yang cukup strategis serta area parker. Dari semua dimemsi tersebut maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut dimana konsumen merasa cukup puas bahkan puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Bakmi Aisy ini dapat dilihat dengan jumlah persentasenya sebesar 79,4% atau sebanyak 40 responden.

2. ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANANPERBANKAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT. BANK NIAGA, TBK. (KANTOR CABANG KALIMALANG BEKASI)
Melly Agustin SE
KESIMPULAN DAN SARAN
Variabel Tangibles diukur dengan perlengkapan bank yang modern.
Variable Reliability diukur dengan tepat waktunya bank dalam memenuhi
janjinya. Variable Empathy diukur dengan perhatian secara personal kepada
nasabah-nasabahnya. Variable Assurance diukur dengan karyawan bank yang
sopan, pengetahuan perbankan yang baik.Variable Responsiveness diukur dengan
pelayanan yang baik dari karyawan bank.
Bank harus sangat memperhatikan tingkat kepuasan nasabah, karena dapat
menjadi rekomendasi nasabah terhadap bank.

3. ANALISIS KINERJA KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN
PELANGGAN PADA TELKOMSEL MALANG AREA
Sri Hadiati, Sarwi Ruci
September 1999
1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan kualitas pelayanan yang diberikan oleh Grha Pari
Sraya Malang, dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Kualitas pelayanan Telkomsel, diproyeksikan dalam 5 komponen, yaitu; sikap
Customer Service, tanggapan Grha Pari Sraya Malang dalam menghadapi keluhan
pelanggan, jasa pembayaran, fasilitas tambahan dan ketapatan waktu pelayanan.
2. Setelah dilakukan pengukuran, penilaian dan analisis secara kuantitatif dengan
menggunakan Diagram Cartesius maka menunjukkan bahwa:
· Pelanggan merasa puas dan menganggap penting atas sikap Customer Service
dalam memberikan informasi secara jelas dan simpati serta bersikap ramah.
· Fasilitas tambahan dari kartu HALO memudahkan pelanggan. Hal ini merupakan
kelebihan yang dirasakan manfaatnya oleh pelanggan dibandingkan produk lain.
· Grha Pari Sraya Malang tanggap terhadap keluhan pelanggan dan menyelesaikan
permasalahan yang dihadapi pelanggan dengan cepat. Hal ini memuaskan dan
dianggap penting oleh pelanggan.
· Jasa pembayaran kurang memuaskan bagi pelanggan. Hal ini dikarenakan
keanekaragaman yang sebenarnya memudahkan pelanggan, kurang dipahami
pelanggan. Pelanggan cenderung menginginkan pembayaran langsung ke Grha Pari
Sraya, karena lebih mudah dan cepat diketahui jika pembayaran terlambat.
· Ketepatan waktuelayanan dan pembukaan pemblokiran kurang cepat dan kurang
memuaskan, ini sering kali disebabkan karena terhalang hari libur dan hal ini
bukan hanya kesalahan Grha Pari Sraya dan dealer tetapi terkadang juga
disebabkan oleh pelanggan sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar